Rabu, 20 Januari 2016

Algo 11

perbedaan “r” dan “r+” adalah r hanya dapat digunakan untuk membaca file sedangkan r+ dapat digunakan untuk membaca dan menulis file
atoi digunakan untuk mengubah string menjadi angka
itoa kebalikan dari atoi yaitu untuk merubah angka menjadi string
selain menggunakan itoa untuk merubah angka menjadi string, dapat juga digunakan sprintf
strcat untuk menyambung string
strtok untuk memisah string
perbedaan strcmp dan strcmpi : strcmpi tidak sensitif huruf besar / kecil sedangkan strcmp pengaruh huruf besar/kecil.
pow : untuk menggunakan pangkat dalam C
pow termasuk dalam library #include<math.h>
a-l-g-o-r-i-t-m-a.blogspot.com = didalam web banyak hasil kodingan

Rabu, 13 Januari 2016

Algo 10

SORTING adalah pengurutan data.

Metode-metode sorting :

A.Bubble Sort
Penukaran data hingga data terurut (Ascending atau Descending).

B.Selection Sort
Memastikan data kecil dan data besar. -Mencari index terkecil, baru index tersebut disimpan,selama index yang dicek bukan yang terkecil , index tersebut tetap pada tempatnya.

C.Insertion Sort
Proses Persisipan,bandingkan Index yg dipilih dengan index lain, jika index lain tersebut lebih besar maka index tersebut digeser.

D.Quick Sort
Algoritma sorting yang berdasarkan pembandingan dengan metoda divide-and-conqueror.

E.Marge Sort
Sort yang dilakukan dengan teknik merge (menggabungkan) dua buah array kedalam sebuah array yang baru.

SEARCHING adalah mencari data (harus sudah di sorting).

Linear Search : cara barbar, (strcmp, dll tanpa function),tidak cocok untuk data yang besar.

Binary Search: Harus diurutkan lebih besar ke kanan lebih kecil ke kiri.

Rabu, 06 Januari 2016

Algoritma dan Pemrograman 8

Stream adalah urutan karakter. Semua input dan output data stream.
– Ketika program C dijalankan ada 3 standard streams yang diaktifkan:
1. Standard Input Stream
Mengontrol stream input dari keyboard
2. Standard output Stream
Mengontrol stream output ke monitor
3. Standard error Stream
Mengontrol pesan error
– Definisi File
– File adalah kumpulan record (baris)
– Record adalah kumpu lan field (column)
– Field adalah blok byte
– Byte adalah kumpulan bit

jadi 1 byte adalah 8 bit

– File dan Streams:
Membuka file ordering pointer kembali ke initiator. Pointer menunjuk ke struktur data dengan tipe FILE didefinisikan dalam stdio.h
contoh stream :
Standard Input Stream(misalnnya scanf), dengan file pointer stdin
Standard output Stream (pas mau di cetak misalnya printf), dengan file pointer stdout
Standard error Stream (jika kita pelajari C#, nanti ada perror), dengan file pointer stderr
– File Definition
Text file tersimpan dalam teks atau ASCII (American Standard Code for Information Interchange) yang merupakan suatu standard internasional.
Ukuran penyimpanan tergantung pada data: 10000 membutuhkan 5 byte
Dapat terbuka dengan menggunakan standar aplikasi editor teks
atau c:> TYPE nama_file
– FILE BINARY menyimpan data numerik dalam format in line dengan format yang mikro-prosesor (contoh: Format sign-magnitude 2 ‘s complement).
– Buffer Area
Buffer area adalah bagian dari memori yang digunakan sebagai ruang sementara sebelum data pindah ke sebuah file.
contoh syntax :
FILE * fp;
(hati hati karena FILE menggunakan huruf besar)
(fp adalah pointer file awal dari buffer area)

– Open File
Membuka File menggunakan fopen ():
FILE *fopen (const char *filename, const char *mode);
contoh mode :
“r” membuka file untuk dibaca.
“w” membuat file untuk ditulis.
“A” membuka file untuk data append.
“r+” membuka file untuk membaca / menulis.
“w+” membuat file untuk membaca / menulis.
“a+” membuka file untuk membaca / tambahkan
“rb” membuka File (binary) untuk dibaca.
“wb” membuat file (binary) untuk menulis.

– Close File
int fclose (FILE *stream);
– fclose () didefinisikan di
– fclose () akan mengembalikan 0 jika berhasil, dan EOF jika error
– EOF (End Of File) sama dengan -1 (EOF itu dibuat otomatis)
– fclose () akan masuk ke buffer area dulu dan segera mengirimkan data yang tersisa untuk file.

Selasa, 15 Desember 2015

Algoritma dan Pemrograman 7

Modular Programming

  • Function and Recursion adalah modular programming, maksudnya Program yang dibagi menjadi modul-modul.
  • Modul dalam bahasa C diimplementasikan dengan menggunakan fungsi. Fungsi terbentuk melalui pengelompokan beberapa pernyataan untuk melakukan pekerjaan tertentu bisa disebut dengan Sub-Program.


Keuntungan menggunakan Modul :

  • Program besar dapat dibagi menjadi modul yang lebih kecil.
  • Dapat dilakukan dengan banyak programmer.
  • Mudah untuk debug.
  • Modifikasi dapat dilakukan tanpa mempengaruhi kode keseluruhan.
  • Mudah untuk mendokumentasi.


Library vs UDF (User Defined Function)

  • Fungsi ada dua tipe yaitu Library Function dan User-defined Function.
  • Library function adalah salah satu cara yang paling efisien untuk menghemat waktu ketika membangun aplikasi.
  • User Defined Function (UDF) adalah sebuah database application object yang memungkinkan user untuk meng-extend SQL language dengan konsep mereka sendiri. 

Recursive

  • Recursive adalah fungsi panggilan dalam fungsi tertentu yang menamakan dirinya sendiri.

Pada saat sesi ke-2 ada dosen tamu yaitu CEO dari PT.Dewaweb. Dewaweb adalah hosting yang berbasis Cloud dan mereka sudah menggukan SSD. Beliau juga menjelaskan tentang pentingnya SSL dan masalah WebSecurity.

Rabu, 04 November 2015

Algo (5)

Pointers and arrays

Variabel yang menyimpan alamat dari variabel lain

Syntax
<type> *ptr_name;

Operator:
Content of *
Address of*

Pointer to pointer

Merupakan penyimpan alamat dari sigle pointer

Syntax
<type> **ptr_ptr;

Example :

Int i, *ptr , *ptr_ptr;
ptr = &i;
ptr_ptr= &ptr;

Array
Menyimpan data banyak yang bersifat homogen

Syntax
Type array_value[size];

Inisialisasi array

Pengaksesan array
*(A+2) atau A[2]

Pointer variable: bisa ditandai dgn value baru saat dijalankan

Pointer constan : tidak bisa ditandai dgn value baru

Array 2 dimensi
Array dengan 2 dimensi

Array of pointer
Array yg diisi pointer

Syntax
Type *array_name[value];

Array of char
Array yg berisi karakter

String
Array of char yang diakhiri dengan null karakter (” atau ASCII = 0)!

String manipulation

Library string.h

Strstr
Strcpy
Strlen
Ect

Rabu, 28 Oktober 2015

Algoritma dan Pemrograman Ke 4

Intruksi perulangan adalah intruksi yang dapat mengulang pelaksanaan sederetan intruksi-intruksi lainnya berulang-ulang sesuai persyaratan yang ditetapkan.
Struktur intruksi perulangan pada dasarnya terdiri atas:
- Kondisi perulangan
- Badan (body)
- Pemecah (counter)

Ada empat macam bentuk intruksi perulangan yang biasa ditemukan dalam program, yaitu

· While
Dalam penggunaan while, pengguna diharuskan ada kondisi untuk menghentikan loop, kondisi akan di cek terlebih dahulu baru akan menjalankan statement. Seperti makan di KFC, bayar dulu baru makan, ada uang, ada makan.

· do while
Dalam Do – While statement akan dijalankan 1 kali terlebih dahulu baru akan mengecek          kondisi. Seperti makan di Warteg, yang penting makan dulu, masalah ada uang atau tidak belakangan.

· for
Dalam penggunaan for tidak diwajibkan untuk menentukan kondisi untuk menghentikan loop (Tetapi akan menghasilkan Infinite Loop).

Inisialisasi dalam Ekspresi For :
expression 1: Inisiasi/Pendefinisian
expression 2: Kondisi
expression 3: increment/decrement

Dalam For, ada 2 macam Loop:
A. Infinite Loop
B. Nested Loop

· repeat until
Dalam REPEAT-UNTIL memiliki makna yang sama dengan WHILE-DO namun ada perbedaan mendasar diantara keduanya. Pada struktur REPEAT-UNTIL aksi (atau sekumpulan aksi) dilaksanakan minimal satu kali, karena kondisi pengulangan diperiksa pada akhir struktur, sedangkan pada struktur WHILE-DO kondisi pengulangan diperiksa pada awal struktur sehingga memungkinkan pengulangan tidak pernah dilaksanakan bila kondisi pengulangan bernilai false.

Rabu, 21 Oktober 2015

Algoritma dan Pemrograman Ruang 800 (3)

PROGRAM CONTROL – SELECTION

1. Selection Definition
2. If
3. If-Else
4. Nested If
5. Program Examples Using If
6. Switch-Case
7. ?: Operator
8. Error Type
If, If-Else dan Else adalah sebuah pilihan yang dapat digunakan untuk membandingkan atau memilih suatu pilihan.
Contoh : if(nilai >=85)
printf(“A”);
else if (nilai>=75)
printf(“B”);
else if (nilai>=65)
printf(“C”);
else
printf(“D”);

Nah, dapat digunakan seperti diatas, jika nilai memenuhi seperti di atas, maka program akan menjalankan seperti yang diperintah.
Bila NILAI lebih dari sama dengan 85 maka otomatis akan keluar  A,
Bila NILAI lebih dari sama dengan 75 maka otomatis akan keluar B, Bila NILAI lebih dari sama dengan 65 maka otomatis akan keluar C,
Bila NILAI kurang dari 65 maka otomatis akan keluar D.

Jika If-else diganti dengan syntax IF saja, maka yang akan keluar nanti adalah ABC, maka dari itu kita harus menggunakan if-else.
NESTED IF
yaitu seleksi yang ada didalam seleksi tersebut.
Contohnya seperti ATM atau juga kartu nomor hp bila ingin membeli paket internet.

SWITCH-CASE
Untuk switch-case digunakan untuk menggantikan if-else.
Tetapi menurut saya sama saja dengan if-else.

Error pada saat proses pemrograman

Compile-Time Error
–caused by syntax error(kesalahan programmer dalam mengunakan Syntax)

Link-Time Error
–success fully compiled, but cause link error

–caused by no object code at link time (kesalahan programmer dalam memasukan link yang berisi program data data yang salah lokasi penympannan)

Run-Time Error
–successfully compiled, but error at runtime. Usually caused by numerical operation such as: overflow, floating point underflow, division by zero, etc.
(kesalahan programmer dalam mengunakan tipe data, misalnya kita memasukan angka 26299261 tetapi tipe datanya int yang hanya mampu menampung -128 sampai127.)

Logical Error
–wrong result caused by incorrect logical flow/algorithm(kesalahan programmer dalam mengunakan otak mereka untuk menentukan algoritma pemrogramman yang dpaat menghasilkan hasil Out-put yang diinginkan)