Intruksi perulangan adalah intruksi yang dapat mengulang pelaksanaan sederetan intruksi-intruksi lainnya berulang-ulang sesuai persyaratan yang ditetapkan.
Struktur intruksi perulangan pada dasarnya terdiri atas:
- Kondisi perulangan
- Badan (body)
- Pemecah (counter)
Ada empat macam bentuk intruksi perulangan yang biasa ditemukan dalam program, yaitu
· While
Dalam penggunaan while, pengguna diharuskan ada kondisi untuk menghentikan loop, kondisi akan di cek terlebih dahulu baru akan menjalankan statement. Seperti makan di KFC, bayar dulu baru makan, ada uang, ada makan.
· do while
Dalam Do – While statement akan dijalankan 1 kali terlebih dahulu baru akan mengecek kondisi. Seperti makan di Warteg, yang penting makan dulu, masalah ada uang atau tidak belakangan.
· for
Dalam penggunaan for tidak diwajibkan untuk menentukan kondisi untuk menghentikan loop (Tetapi akan menghasilkan Infinite Loop).
Inisialisasi dalam Ekspresi For :
expression 1: Inisiasi/Pendefinisian
expression 2: Kondisi
expression 3: increment/decrement
Dalam For, ada 2 macam Loop:
A. Infinite Loop
B. Nested Loop
· repeat until
Dalam REPEAT-UNTIL memiliki makna yang sama dengan WHILE-DO namun ada perbedaan mendasar diantara keduanya. Pada struktur REPEAT-UNTIL aksi (atau sekumpulan aksi) dilaksanakan minimal satu kali, karena kondisi pengulangan diperiksa pada akhir struktur, sedangkan pada struktur WHILE-DO kondisi pengulangan diperiksa pada awal struktur sehingga memungkinkan pengulangan tidak pernah dilaksanakan bila kondisi pengulangan bernilai false.
Rabu, 28 Oktober 2015
Rabu, 21 Oktober 2015
Algoritma dan Pemrograman Ruang 800 (3)
PROGRAM CONTROL – SELECTION
1. Selection Definition
2. If
3. If-Else
4. Nested If
5. Program Examples Using If
6. Switch-Case
7. ?: Operator
8. Error Type
If, If-Else dan Else adalah sebuah pilihan yang dapat digunakan untuk membandingkan atau memilih suatu pilihan.
Contoh : if(nilai >=85)
printf(“A”);
else if (nilai>=75)
printf(“B”);
else if (nilai>=65)
printf(“C”);
else
printf(“D”);
Nah, dapat digunakan seperti diatas, jika nilai memenuhi seperti di atas, maka program akan menjalankan seperti yang diperintah.
Bila NILAI lebih dari sama dengan 85 maka otomatis akan keluar A,
Bila NILAI lebih dari sama dengan 75 maka otomatis akan keluar B, Bila NILAI lebih dari sama dengan 65 maka otomatis akan keluar C,
Bila NILAI kurang dari 65 maka otomatis akan keluar D.
Jika If-else diganti dengan syntax IF saja, maka yang akan keluar nanti adalah ABC, maka dari itu kita harus menggunakan if-else.
NESTED IF
yaitu seleksi yang ada didalam seleksi tersebut.
Contohnya seperti ATM atau juga kartu nomor hp bila ingin membeli paket internet.
SWITCH-CASE
Untuk switch-case digunakan untuk menggantikan if-else.
Tetapi menurut saya sama saja dengan if-else.
Error pada saat proses pemrograman
Compile-Time Error
–caused by syntax error(kesalahan programmer dalam mengunakan Syntax)
Link-Time Error
–success fully compiled, but cause link error
–caused by no object code at link time (kesalahan programmer dalam memasukan link yang berisi program data data yang salah lokasi penympannan)
Run-Time Error
–successfully compiled, but error at runtime. Usually caused by numerical operation such as: overflow, floating point underflow, division by zero, etc.
(kesalahan programmer dalam mengunakan tipe data, misalnya kita memasukan angka 26299261 tetapi tipe datanya int yang hanya mampu menampung -128 sampai127.)
Logical Error
–wrong result caused by incorrect logical flow/algorithm(kesalahan programmer dalam mengunakan otak mereka untuk menentukan algoritma pemrogramman yang dpaat menghasilkan hasil Out-put yang diinginkan)
1. Selection Definition
2. If
3. If-Else
4. Nested If
5. Program Examples Using If
6. Switch-Case
7. ?: Operator
8. Error Type
If, If-Else dan Else adalah sebuah pilihan yang dapat digunakan untuk membandingkan atau memilih suatu pilihan.
Contoh : if(nilai >=85)
printf(“A”);
else if (nilai>=75)
printf(“B”);
else if (nilai>=65)
printf(“C”);
else
printf(“D”);
Nah, dapat digunakan seperti diatas, jika nilai memenuhi seperti di atas, maka program akan menjalankan seperti yang diperintah.
Bila NILAI lebih dari sama dengan 85 maka otomatis akan keluar A,
Bila NILAI lebih dari sama dengan 75 maka otomatis akan keluar B, Bila NILAI lebih dari sama dengan 65 maka otomatis akan keluar C,
Bila NILAI kurang dari 65 maka otomatis akan keluar D.
Jika If-else diganti dengan syntax IF saja, maka yang akan keluar nanti adalah ABC, maka dari itu kita harus menggunakan if-else.
NESTED IF
yaitu seleksi yang ada didalam seleksi tersebut.
Contohnya seperti ATM atau juga kartu nomor hp bila ingin membeli paket internet.
SWITCH-CASE
Untuk switch-case digunakan untuk menggantikan if-else.
Tetapi menurut saya sama saja dengan if-else.
Error pada saat proses pemrograman
Compile-Time Error
–caused by syntax error(kesalahan programmer dalam mengunakan Syntax)
Link-Time Error
–success fully compiled, but cause link error
–caused by no object code at link time (kesalahan programmer dalam memasukan link yang berisi program data data yang salah lokasi penympannan)
Run-Time Error
–successfully compiled, but error at runtime. Usually caused by numerical operation such as: overflow, floating point underflow, division by zero, etc.
(kesalahan programmer dalam mengunakan tipe data, misalnya kita memasukan angka 26299261 tetapi tipe datanya int yang hanya mampu menampung -128 sampai127.)
Logical Error
–wrong result caused by incorrect logical flow/algorithm(kesalahan programmer dalam mengunakan otak mereka untuk menentukan algoritma pemrogramman yang dpaat menghasilkan hasil Out-put yang diinginkan)
Rabu, 14 Oktober 2015
AlgoProg 800 (2)
Operator
Operator adalah simbol-simbol khusus yang digunakan untuk mengoperasikan suatu nilai data (operand).
Contoh : C=A+B
[ “=” And “+” operators, A,B, & C operands]Berdasar jumlah operand, operator dibagi menjadi 3 :
Unary Operator > 1 Operand
Binary Operator > 2 Operand
Temary Operator> 3 Operand
Operator juga memiliki beberapa jenis yaitu :
Assignment Operator
Logical Operator
Arithmetic Operator
Relational Operator
Bitwise Operator
Pointer Operator
Operator adalah simbol-simbol khusus yang digunakan untuk mengoperasikan suatu nilai data (operand).
Contoh : C=A+B
[ “=” And “+” operators, A,B, & C operands]Berdasar jumlah operand, operator dibagi menjadi 3 :
Unary Operator > 1 Operand
Binary Operator > 2 Operand
Temary Operator> 3 Operand
Operator juga memiliki beberapa jenis yaitu :
Assignment Operator
Logical Operator
Arithmetic Operator
Relational Operator
Bitwise Operator
Pointer Operator
Precedence and Associative
[-] Setiap operator memiliki Precedence dan Associative.
[-] Precedence menjelaskan urutan eksekusi operator berdasarkan prioritas. Operator dengan prioritas
tertinggi awalnya akan dieksekusi. contoh antara bagi dan kali di prioritaskan bagi terlebih dahulu.
[-] Associative menjelaskan urutan eksekusi Operator berdasarkan lokasi dalam sebuah ekspresi (dari
urutan kiri atau kanan). Asosiatif akan digunakan untuk operator dengan tingkat didahulukan sama.
Rabu, 07 Oktober 2015
Algoritma dan Pemrograman Ruang 800 (1)
ALGORITMA :
Algoritma adalah metode efektif diekspresikan sebagai rangkaian terbatas dari instruksi-instruksi yang telah didefinisikan dengan baik untuk menghitung sebuah fungsi, atau singkatnya adalah susunan yang logis dan sistematis untuk memecahkan suatu masalah. Algoritma ditemukan oleh Abu Abdullah Muhammad bin Musa al-Khwarizmi. Algoritma dapat di represntasikan dengan 2 cara yaitu:
- Pseudo-code adalah kode atau tanda yang menyerupai atau merupakan penjelasan cara menyelesaikan suatu masalah.
- Flowchart adalah Bentuk gambar/diagram yang mempunyai aliran satu atau dua arah secara sekuensial. Yang biasanya di gunakan untuk mendesign suatu program dan mempresentasikan cara kerja program..
Pseudo-code dan Flowchart menggunakan bahasa sehari hari yang mudah kita mengerti. Setiap program yang kita buat harus di test atau di uji coba agar kita mengetahui apa yang salah dari program / code yang kita buat. Tahapan pembuatan program ada 3 yaitu :
-Input
-Proses
-Output
Algoritma adalah metode efektif diekspresikan sebagai rangkaian terbatas dari instruksi-instruksi yang telah didefinisikan dengan baik untuk menghitung sebuah fungsi, atau singkatnya adalah susunan yang logis dan sistematis untuk memecahkan suatu masalah. Algoritma ditemukan oleh Abu Abdullah Muhammad bin Musa al-Khwarizmi. Algoritma dapat di represntasikan dengan 2 cara yaitu:
- Pseudo-code adalah kode atau tanda yang menyerupai atau merupakan penjelasan cara menyelesaikan suatu masalah.
- Flowchart adalah Bentuk gambar/diagram yang mempunyai aliran satu atau dua arah secara sekuensial. Yang biasanya di gunakan untuk mendesign suatu program dan mempresentasikan cara kerja program..
Pseudo-code dan Flowchart menggunakan bahasa sehari hari yang mudah kita mengerti. Setiap program yang kita buat harus di test atau di uji coba agar kita mengetahui apa yang salah dari program / code yang kita buat. Tahapan pembuatan program ada 3 yaitu :
-Input
-Proses
-Output
Langganan:
Postingan (Atom)